Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9
Kalau smartwatch biasanya cuma dipakai buat cek notifikasi dan langkah kaki, Samsung Galaxy Watch Ultra2 dan Galaxy Watch9 mencoba menawarkan pengalaman yang jauh lebih luas. Keduanya membawa pendekatan berbeda, mulai dari kebutuhan outdoor sampai pemantauan kesehatan harian.
Galaxy Watch Ultra2, Teman Buat Aktivitas Ekstrem
Galaxy Watch Ultra2 menyasar pengguna yang punya aktivitas cukup berat. Material titanium, peningkatan GPS, baterai lebih besar, serta performa yang diklaim lebih cepat menjadi beberapa bagian yang banyak mendapat perhatian dari para tech reviewer.
Fino Yurio Kristo dari Detik menyebut, “Samsung membekali Galaxy Watch Ultra2 dengan desain titanium premium yang tangguh.” Ia juga menyoroti daya tahan baterai dan akurasi GPS yang membuat perangkat ini relevan untuk aktivitas outdoor.
Yang menarik, Galaxy Watch Ultra2 untuk diving juga menjadi salah satu fitur yang cukup mencuri perhatian. Justin Choo dari Potions menilai generasi terbaru ini membawa perubahan dibanding Galaxy Watch Ultra sebelumnya, khususnya untuk aktivitas bawah air. Ken Chu dari Ke En pun melihatnya sebagai perangkat yang lebih praktis bagi pengguna yang gemar menjelajah lingkungan bawah laut.

Dari sisi kenyamanan, desain Galaxy Watch Ultra2 disebut lebih ramping. Fuzz.my bahkan membagikan pengalaman bahwa perangkat terasa lebih nyaman ketika dikenakan. Sementara itu, Valens Quinn dari GadgetGuy menyoroti chip lebih cepat, layar lebih terang, dan baterai lebih besar.
Baca juga: Samsung Galaxy Watch9: Chip 3nm dan Wear OS 7 Jadi Andalan Baru
Galaxy Watch9 Fokus Jadi Pendamping Kesehatan
Berbeda dengan Ultra2, Samsung Galaxy Watch9 lebih diarahkan sebagai teman aktivitas sehari-hari. Desain yang lebih ramping menjadi salah satu peningkatan yang dibicarakan, terutama bagi pengguna yang ingin memakai smartwatch dalam waktu lama.
Fino Yurio Kristo menyebut Galaxy Watch9 membawa peningkatan pada pengalaman pemantauan kesehatan harian tanpa mengorbankan kemampuan utamanya.
Salah satu daya tarik lainnya adalah fitur kesehatan Galaxy Watch9 yang memanfaatkan AI. Kevin Low dari Geek Culture menyoroti kemampuan perangkat dalam membaca tanda-tanda peringatan dini, sedangkan Ngo Tran Thinh dari HTV menilai AI membuat interpretasi sinyal kesehatan menjadi lebih personal.
Fitur Vitals dapat menganalisis detak jantung, variabilitas detak jantung, laju pernapasan, suhu kulit, serta kadar oksigen ketika pengguna tidur. Data tersebut kemudian digunakan untuk membangun baseline kesehatan yang dipersonalisasi.
Dua Smartwatch, Dua Karakter
Secara sederhana, perbedaan Galaxy Watch Ultra2 dan Galaxy Watch9 terlihat dari target pengguna. Ultra2 lebih menonjolkan ketangguhan, aktivitas outdoor, baterai, GPS, dan kemampuan bawah air. Sementara Watch9 lebih condong ke wellness, pemantauan kesehatan, dan penggunaan sepanjang hari.
Keduanya juga mendukung fitur berbasis AI untuk membantu mengubah data kesehatan menjadi insight yang lebih mudah dipahami. Ada pula bonus trial Strava 60 hari yang bisa diaktifkan melalui Strava atau Samsung Health.
Catatan penting, fitur kesehatan tersebut ditujukan sebagai referensi pribadi dan bukan pengganti diagnosis atau konsultasi medis.